Wednesday, December 28, 2016

Perintah-Perintah Dasar Pada Linux (LENGKAP)

6:35 AM

Assalamualaikum Wr.Wb
Sebagai panduan Anda, berikut adalah daftar perintah secara alfabet. Sebenarnya, Anda dapat saja menekan tab dua kali untuk melihat semua kemungkinan perintah yang dapat digunakan. Misalnya Anda ingin mengetahui perintah apa saja yang dimulai dengan huruf a, maka Anda cukup mengetikkan a lalu tekan tab dua kali!

adduser : Perintah adduser digunakan untuk menambahkan user
Contoh:  # adduser Rizky_aulia
Perhatikan bahwa semua perintah yang membutuhkan akses root, di sini saya tulis dengan dengan menggunakan tanda #, untuk memudahkan Anda membedakannya dengan perintah yang tidak perlu akses root.
alias :  Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah
Contoh :  bila Anda ingin perintah ls dapat juga dijalankan dengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sbb:
alias dir=ls
Kalau Anda suka dengan tampilan berwarna-warni, cobalah bereksperimen dengan perintah berikut:
alias dir="ls -ar --color:always"
apt-cache : Untuk mencari aplikasi yang telah didownload oleh apt-get.
Contoh : apt-cache search apache2
apt-get : Untuk menginstall atau uninstall aplikasi di linux
Contoh : apt-get install apache2
apt-get update : Untuk mengecek pembaruan dari aplikasi yang terinstall di linux.
apt-get upgrade : Untuk memperbarui aplikasi di linux, biasanya digunakan setelah apt-get update.
bg : Untuk maminta sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background.
Contoh : bg apache2
cat : Menampilkan isi dari sebuah file di layar.
Contoh: cat /nama/suatu/file
cd : Untuk mengubah direktori .
Contoh  : cd /etc/bind
chgrp : Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file.
Contoh : # chgrp <grup baru> <file>
chmod :  Untuk mengubah hak akses suatu file . Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu :
    r untuk read,
    w untuk write, dan
    x untuk execute.
Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.
Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah :  chmod ug+rx coba1
Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:  chmod ug-rx coba1
Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untuk user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).
Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah: chmod 700 coba2
cp : Untuk menyalin file atau copy.
Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2: cp <file1> <file2>
fg : Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground.
Contoh : fg apache2
find : Untuk menemukan dimana letak sebuah file.
Contoh :  find . -name *.doc -print
Contoh hasil:
. /public/docs/account.doc
. /public/docs/balance.doc
. /public/docs/statistik/prospek.doc
./public/docs/statistik/presconf.doc
grep : Global regular expression parse atau grep adalah perintah untuk mencari baris-baris yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan pada file yang diberikan.
Format perintah:  grep [opsional] <teks> <file>
Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current direktori c : grep marginal <file>
Gzip : Ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:
gzip <namafile>
hal: Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.
contoh : hal
hostname : Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.
Contoh pemakaian:
[user@localhost mydirectoryname] $ hostname
localhost.localdomain
kill : Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses. Format penulisan:
kill <sinyal> <pid>
PID adalah nomor proses yang akan di hentikan. Tidak tahu PID proses mana yang mau dibunuh? Cobalah bereksperimen dengan perintah:
ps aux | grep <myusername>
less : Fungsinya mirip perintah more.
login : Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.
logout :  Untuk keluar dari sistem.

ls : Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar.
man : Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.
Format Penulisan : man <perintah>
mesg : Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal.
Mkdir : Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS. a
Contoh : mkdir mahasiswa
more : Mempaging halaman, seperti halnya less
mount : Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini
mv : Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain
nano : Salah satu editor di linux, seperti halnya notepad di windows.
Contoh : nano /etc/apt/sources.list
Setelah selesai untuk menyimpan menggunakan ctrl+o dan untuk keluar menggunakan ctrl+x
passwd : Digunakan untuk mengganti password.
pwd : print working directory, atau untuk menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.
rm : untuk menghapus file. untuk Secara default, tidak menghapus direktori.
Contoh : rm [opsi] <file>
rmdir : rmdir atau remove directory(ies) digunakan menghapus direktori, apabila kosong.
Contoh : rmdir <direktori>
scp : Untuk menyalin file dari satu host ke host lainnya. contoh mengirim file buku.txt dari host 192.168.1.1 dengan user aku.
contoh : scp aku@192.168.1.1:/home/buku.txt /home/
shutdown : Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt.
su : Untuk login sebagai super user.
talk : Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.
tar : Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut:
tar <aksi> <option> <file atau direktori>
Contoh: tar -czvf namaFile.tar.gz /nama/direktori/*
Perintah di atas digunakan untuk memasukkan semua isi direktori, lalu dikompres dengan format tar lalu di zip dengan gzip, sehingga menghasilkan sebuah file bernama namaFile.tar.gz
 tar -xzvf namaFile.tar.gz
Perintah di atas untuk mengekstrak file namaFile.tar.gz
umount : Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan.
# umount <filesystem>
unalias : Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas, gunakan perintah:unalias dir
unzip : Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan:
unzip <namafile>
wall : Mengirimkan dan memberitahu tentang isi pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.
# wall Dear, everyone..... Maaf Saya Lagi Marah, server akan saya matikan 10 menit lagi.
who : Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login dan aktif / sedang menjalankan program . Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login. Misalnya:
who
root ttyp0 May 22 11:44
flory ttyp2 May 22 11:59
pooh ttyp3 May 22 12:08
xhost + : Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.
xset : Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat Anda set menggunakan perintah ini:
$ xset b <volume> <frekuensi> <durasi dalam milidetik>
$ xset m <akselerasi> <threshold>
zip : Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan unzip.

Mungkin Sekian dari saya . Wassalamualaikum Wr. wb

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

2 comments:

 

© 2013 GuruOnline. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top